Gambar: Tempo
Rehearsal Pementasan "Jarum dalam Jerami" karya Koreografer Hartati di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada Jumat, 25 April 2025. Merupakan pentas terakhir menjelang penampilan di Pesta Raya Festival di Esplanade, Singapura. Tempo/Jasmine
Karya tari kontemporer Jarum dalam Jerami garapan koreografer Hartati akan dipentaskan di Esplanade Theater, Singapura pada Mei mendatang.
Pagelaran tari kontemporer Indonesia akan segera dipentaskan di Singapura, menampilkan keunikan dan kreativitas seni tari Indonesia. Tari kontemporer sendiri merupakan perpaduan antara unsur tradisi dan modern, membuatnya menjadi sangat menarik dan relevan dengan tren masa kini.
Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media pendidikan, komunikasi, dan ekspresi diri. Beberapa contoh tari kontemporer Indonesia yang terkenal antara lain: Tari Yapong, diciptakan oleh Bagong Kussudiardja, menggambarkan keunikan budaya Betawi. Tari Cak Rina, karya Sardono W. Kusumo, mengisahkan pertemuan Sugriwa dan Subali dari cerita Ramayana. Tari Urip Urub, menceritakan tentang kehidupan manusia dan semangat dalam menghadapi persoalan hidup
Sebuah karya seni tari kontemporer Indonesia yang berdurasi hampir 50 menit telah diciptakan dengan menggunakan jerami sebagai unsur utama. Tim produksi mendatangkan 250 kilogram jerami dari Kedah, Malaysia karena Singapura tidak lagi memiliki sawah dan tidak bisa menyediakan jerami lokal.
Penggunaan jerami sebagai unsur utama dalam karya seni tari kontemporer ini menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam dunia seni. Karya ini menjadi salah satu contoh bagaimana seni dapat memadukan elemen-elemen alam dan budaya untuk menciptakan sesuatu yang unik dan menarik.
Sumber: Tempo (2025) Jarum dalam Jerami Tari Kontemporer Indonesia akan Dipentaskan di Singapura
Disunting ulang oleh: Alfi Febriani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar